Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Editorial

  • Partisipasi Aktif Women Research Institute pada Global Forest Watch Summit 2019 di Washington, DC

    Global Forest Watch Summit 2019 merupakan acara pertemuan lembaga-lembaga praktisioner dan inovator di bidang monitoring hutan yang telah diselenggarakan pada 18-19 Juni 2019 di Marvin Center, George Washington University. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menguatkan komunitas yang berdedikasi untuk mengimplementasikan pendekatan monitoring yang berbasis teknologi dalam melihat perkembangan pengelolaan hutan, konservasi dan restorasi.   Women Research Institute yang merupakan mitra dari World Resources Institute diundang untuk berpartisipasi dalam kegiatatan GFW Summit dan mendapatkan berbagai pengalaman berupa berjejaring, dan membagikan serta bertukar pengalaman dan pengetahuan terkait alat monitoring hutan kepada lembaga mitra World Resources Institute lain.

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau telah terjadi secara berulang sejak tahun 1997. Kejadian terpararah terjadi pada tahun 2015 lalu, saat bencana kabut asap berlangsung selama bulan Juni - Oktober. Meskipun bukan merupakan daerah sumber kebakaran hutan dan lahan, Kota Pekanbaru justru menjadi daerah/kota yang paling parah terkena dampak kabut asap. 

 

WRI dalam hal ini melakukan penelitian di tahun 2016 untuk melihat bagaimana dampak kebakaran dan kabut asap terhadap perempuan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa setidaknya terdapat lima dampak dari bencana tersebut yaitu berdampak pada lingkungan, kesehatan, pendidikan, anggaran dan ekonomi. Dari berbagai dampak, WRI menemukan kasus-kasus yang dituliskan secara khusus. 

 

Dalam konteks anggaran, terbukti bahwa komitmen pemerintah masih rendah. Temuan penelitian ini ditulis dalam factsheet series kabut asap bertajuk Anggaran. Terdapat empat subtopik temuan yaitu dampak kebakaran yang besar, tapi respons pemerintah yang masih minimal; anggaran belum mengakomodasi semua kelompok rentan yang terdampak sampai tidak tersedianya alokasi anggaran khusus darurat kabut asap kota Pekanbaru. Padahal, berdasarkan penelusuran WRI, Pemerintah daerah wajib menyiapkan anggaran penanggulangan bencana. 

 

Simak informasi lengkap hasil penelitian pada dokumen berikut: Lembar Fakta_Seri Kabut Asap_Anggaran

 

 

 

 

 

 

Publikasi Terbaru

Lembar Informasi

Press Release

Informasi Terkini