Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Editorial

  • Partisipasi Aktif Women Research Institute pada Global Forest Watch Summit 2019 di Washington, DC

    Global Forest Watch Summit 2019 merupakan acara pertemuan lembaga-lembaga praktisioner dan inovator di bidang monitoring hutan yang telah diselenggarakan pada 18-19 Juni 2019 di Marvin Center, George Washington University. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menguatkan komunitas yang berdedikasi untuk mengimplementasikan pendekatan monitoring yang berbasis teknologi dalam melihat perkembangan pengelolaan hutan, konservasi dan restorasi.   Women Research Institute yang merupakan mitra dari World Resources Institute diundang untuk berpartisipasi dalam kegiatatan GFW Summit dan mendapatkan berbagai pengalaman berupa berjejaring, dan membagikan serta bertukar pengalaman dan pengetahuan terkait alat monitoring hutan kepada lembaga mitra World Resources Institute lain.

Kabut asap di Riau adalah bencana yang berkepanjangan dan berdampak serius pada hampir seluruh sektor kehidupan. Salah satu sektor yang paling berdampak adalah sektor pendidikan. WRI dalam hal ini melakukan penelitian di tahun 2016 untuk melihat bagaimana dampak kebakaran dan kabut asap terhadap perempuan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa setidaknya terdapat lima dampak dari bencana tersebut yaitu berdampak pada lingkungan, kesehatan, pendidikan, anggaran dan ekonomi. Dari berbagai dampak, WRI menemukan kasus-kasus yang dituliskan secara khusus.

 

Kabut asap yang melanda provinsi Riau selama hampir 3 bulan di tahun 2015 membuat lebih dari 1,5 juta anak sekolah harus mengalami gangguan belajar akibat asap. Hilangnya jam pelajaran karena kondisi lingkungan yang tidak kondusif untuk kegiatan belajar mengajar membuat sektor ini merugi. Selain kerugian hilangnya jam belajar anak, kajian awal dampak kabut asap terhadap perekonomian Riau tercatat menimbulkan kerugian sebesar 20 miliar rupiah.

 

Hasil penelitian menunjukkan terdapat berbagai persoalan yang dihadapi siswa ketika sekolah diliburkan. Halini menjadi dilema bagi para pendidik dalam melaksanakan tugas dan perannya. Melihat persoalan tersebut, diidentifikasi juga bagaimana respon pemerintah daerah dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam menangani dampak kabut asap di bidang pendidikan. Tidak hanya itu, penelitian juga mengidentifikasi bagaimana penanganan dampak kabut asap terhadap sektor pendidikan pada saat pasca bencana.

 

Simak informasi lengkap hasil penelitian pada dokumen berikut: Lembar Fakta_Seri Kabut Asap_Pendidikan

 

Publikasi Terbaru

Lembar Informasi

Press Release

Informasi Terkini