Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Editorial

  • Dampak Konsesi Hutan terhadap Kehidupan Perempuan

    Data Global Forest Watch (GFW) mencatat hilangnya Tutupan Pohon di Lahan Gambut di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak, Riau. Hal ini berpotensi terhadap terjadinya kebakaran hutan yang berangsur lama. Jumlah hutan yang terdegrasi proporsinya jauh lebih banyak dibandingkan hutan murni. Perempuan yang tergantung pada kondisi hutan akan mengalami dampak yang berkepanjangan di masa mendatang. Laju deforestasi yang semakin cepat per tahunnya di picu oleh banyaknya izin konsesi yang diberikan pada perusahaan-perusahaan perkebunan dan kehutanan, mengakibatkan akses masyarakat terhadap hutan dan sumber daya alam juga semakin terbatas.

WRI atas dukungan Program Representasi (ProRep)-USAID telah melakukan penelitian kebijakan sejak 2011. Hasil dari penelitian kebijakan ini diharapkan berdampak pada peningkatan tata kelola pemerintahan yang demokratis. Penelitian kebijakan tersebut tidak hanya menghasilkan rekomendasi dan analisis yang baik, tetapi juga bagaimana cara mengkomunikasikan hasil penelitian tersebut dengan baik. Misalnya dalam menghasilkan policy paper ataupun policy brief yang baik, terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan, yaitu: fokus, relevansi, profesionalitas dan orientasi publik, berdasarkan data yang kredibel, bahasa yang mudah dipahami, dan menawarkan rekomendasi spesifik. Diharapkan penulisan policy paper ataupun policy brief tersebut lebih tepat sasaran.

Pada tanggal 24 hingga 27 Februari 2014, tiga peneliti Women Research Institute (WRI) berkesempatan untuk mendapatkan pengembangan kapasitas mengenai strategi komunikasi di Yogyakarta. Workshop ini diselenggarakan oleh jaringan Policy Research Network (PRN) dengan mengambil tema Communication Strategy and Advocacy.

Renewing Commitments to Sexual and Reproductive Health and Rights (SRHR)

Pada 21-25 Januari 2014 telah berlangsung workshop Asia Pacific Conference on Reproductive and Sexual Health and Rights (APCRSHR) yang ke-tujuh di Manila. Tema yang diangkat tahun ini adalah “Examining Achievements, Good Practices and Challenges: Towards a Strategic Positioning of SRHR for all” dengan pembicara dari berbagai negara, salah satunya Indonesia. Kegiatan ini diadakan di Philippines International Convention Center (PICC) di Manila, Filipina. Seorang peneliti WRI mendapatkan kesempatan untuk menjadi pembicara di acara ini.

Asia Pacific Forum on Women, Law and Development (APWLD) telah melakukan konsultasi dengan UN Special Rapporteur on Violence Against Women (SRVAW) sejak tahun 1995. Konsultasi tersebut telah berkontribusi terhadap proses integrasi isu-isu gender dan hak perempuan ke dalam mekanisme Special Procedures yang secara kritis membahas bentuk-bentuk diskriminasi struktural dan kekerasan terhadap perempuan.

Publikasi Terbaru

  • Panduan Pelatihan Kepemimpinan Perempuan

    Panduan Pelatihan Kepemimpinan Perempuan ditulis berdasarkan serangkaian pelatihan peningkatan kapasitas kepemimpinan perempuan yang dilakukan oleh Women Research Institute (WRI) di lima wilayah terpilih, yaitu Padang, Deli Serdang, Mataram, Pekanbaru, dan Jakarta. Hal ini merupakan tindak lanjut dari penelitian yang dilakukan oleh WRI pada 2012 dengan tajuk "Feminist Leaderships Paska Negara Otoritarian Indonesia dalam Mempengaruhi Gerakan Sosial dan Korelasinya dengan Peningkatan...

Lembar Informasi

Press Release

Informasi Terkini