Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Editorial

  • Keterwakilan Perempuan di Parlemen

    Hingga saat ini hanya ada sekitar 18 persen anggota parlemen perempuan di seluruh dunia. Padahal salah satu target penting Millenium Development Goals (MDGs) 2015 adalah keterwakilan kaum perempuan di parlemen. Target keterwakilan perempuan di parlemen menjadi amat penting ketika perempuan menjadi subjek yang memiliki otoritas dalam pembuatan kebijakan, selain untuk memenuhi target MDGs juga target pembangunan lainnya.

Pada Mei 2007, WRI mengikuti program peningkatan kapasitas di Manila, Filipina. Program yang diikuti ini adalah Konferensi tentang Hal-Hak perempuan Internasional dan Workshop tentang Migrasi yang diselenggarakan oleh Women and Gender Institute (WAGI), Miriam College. Selain menjadi partisipan dalam kedua kegiatan di atas, WRI juga melakukan kunjungan ke beberapa organisasi perempuan di Manila dalam rangka membangun jaringan/networking.

 

1. Konferensi tentang Hal-Hak Asasi Perempuan Internasional

Konferensi tentang Hal-Hak Asasi Perempuan Internasional diadakan pada 8-12 Mei 2007 dan merupakan program yang ke-9. Konferensi ini diikuti oleh 30 partisipan yang berasal dari beberapa negara, yaitu Indonesia, Filipina, USA, China, dan Kamboja. Partisipan dalam konferensi ini juga berasal dari berbagai elemen, yaitu pemerintahan, NGO, akademisi, masyarakat sipil, dan organisasi Internasional. Dalam konferensi tersebut, WRI mendapatkan beberapa materi tentang hak-hak perempuan, seperti: kondisi dan situasi perempuan dalam skala global dan nasional; Konsep dan Dilematis Hak-Hak Asasi Perempuan dan Hak-Hak Asasi Manusia; Hukum Internasional Hak-Hak Asasi Manusia: Filosofi, Evolusi, dan Mekanisme; dan Kesepakatan-Kesepakatan Internasional tentang Hak-Hak Asasi Perempuan : CEDAW, BPFA, ICPD, MDG. Selain materi tersebut, WRI juga mendapatkan beberapa materi tentang isu-isu spesifik yang terkait dengan Hak-Hak Asasi Perempuan. Isu-isu spesifik perempuan yang dibahas dalam konferensi ini adalah migrasi dan perdagangan perempuan, gender, perdamaian, dan keamanan, gender dan ICT, gender, Islam, dan Hak-Hak Asasi Manusia. Materi lain yang juga didapat dalam konferensi ini adalah sistem hukum domestik, meliputi: 1) hukum keluarga, hukum anti kekerasan terhadap perempuan dan anak, dan Hak-Hak Anak, dan 2) Hukum-hukum kerja dan pelecehan seksual; Hukum perdagangan Internasional dan pasar bebas dan implikasinya terhadap Hak-Hak Asasi Manusia dan Hak-Hak Asasi Perempuan. Selain materi-materi tersebut, para peserta juga diwajibkan untuk membuat paper yang harus dipresentasikan di akhir konferensi.

 

2. Workshop tentang Migrasi

Program Workshop tentang Migrasi diadakan pada 21-26 Mei 2007. Program ini merupakan program yang pertama kali diselenggarakan oleh Women and Gender Institute (WAGI), Miriam College. Workshop ini diikuti oleh sebanyak 40 peserta yang berasal dari beberapa negara, yaitu Dalam kegiatan ini, WRI mendapatkan beberapa materi tentang migrasi, seperti: Indonesia, Filipina, Prancis, China, Singapura, dan Jepang. Partisipan dalam workshop ini juga berasal dari berbagai elemen, yaitu pemerintahan, NGO, akademisi, masyarakat sipil, dan organisasi Internasional. Dalam workshop ini, WRI mendapatkan berbagai materi terkait dengan masalah migrasi. Para peserta workshop ini mendapatkan materi-materi, seperti pandangan regional dari migrasi internasional; Hak-Hak Asasi Manusia dan Migrasi; Kebijakan-kebijakan migrasi; Migrasi, Identitas dan Perubahan konsep-konsep Home dan