Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Banyak warga masyarakat yang tidak menyadari bahwa pelayanan kesehatan, pendidikan dan akses terhadap kerja adalah hak dasar yang seyogyanya disediakan oleh negara. Berkaitan dengan hal ini, negara sebagai instrumen publik memiliki kewenangan dan kewajiban untuk memenuhi hak dasar tersebut. Negara berwenang memformulasikan anggaran bagi publik melalui program pemerintah maupun swasta.

 

Dalam kenyataannya, anggaran dan program-program pemerintah belumlah mampu memenuhi hak-hak dasar tersebut. Masalah yang dihadapi dalam hal ini adalah bias gender dalam kebijakan publik. Kebijakan publik mengenai pemenuhan hak-hak dasar akan memberi pengaruh pada peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin, yang seringkali perempuan merupakan kelompok masyarakat yang paling rentan.

 

Berdasarkan penelitian-penelitian yang telah dilakukan oleh WRI, pendidikan, kesehatan dan akses terhadap kerja adalah hak-hak dasar yang paling dianggap penting, karena kesalingterkaitan antar ke tiga hak dasar tersebut dapat mempengaruhi kemampuan masyarakat miskin, khususnya perempuan untuk mentransformasikan aset produktif mereka agar dapat meningkatkan kesejahteraannya. Kajian mengenai pelayanan kesehatan, penting dilakukan, mengingat kebijakan otonomi daerah cenderung tidak pro warga miskin (pro poor).

 

Misalnya, kebijakan menaikkan biaya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas, kebijakan tersebut justru memberi dampak negatif terhadap perempuan dari keluarga miskin yang merupakan kelompok yang rentan secara ekonomi. Karena hal ini akan mempengaruhi akses mereka pada pelayanan kesehatan dan pemanfaatannya. Akses mereka menjadi rendah, baik akses kesehatan umum maupun kesehatan reproduksi secara khusus.

 

Kajian mengenai pelayanan kesehatan dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai masalah yang dihadapi oleh perempuan miskin ketika mengakses dan memanfaatkan fasilitas kesehatan. Masalah tersebut memiliki kaitan erat dengan fasilitas dan pelayanan kesehatan itu sendiri, keluarga, dan masalah sosial budaya lainnya. Agar tercapai upaya perbaikan dari fasilitas kesehatan, dengan demikian perempuan memiliki akses, pemanfaatan, dan kualitas pelayanan dengan baik. Kebijakan publik mengenai pemenuhan hak-hak dasar akan memberi pengaruh pada peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin, yang seringkali perempuan merupakan kelompok masyarakat yang paling rentan. ***

Publikasi Terbaru

  • Laporan Penelitian:Kajian Mendalam Perbedaan Dampak Korupsi Sektor Kesehatan pada Laki-laki dan Perempuan

    Yayasan Women Research Institute (WRI) dengan dukungan USAID CEGAH menyelenggarakan penelitian yang bertajuk Kajian Mendalam Dampak Korupsi Sektor Kesehatan pada Laki-laki dan Perempuan di Provinsi Banten dan Provinsi Maluku Utara pada tahun 2018. Sektor kesehatan dipilih sebagai fokus dari sektor yang akan dikaji dalam penelitian ini karena pemerintah memiliki lebih banyak program kesehatan untuk perempuan dibandingkan laki-laki, misalnya program kesehatan reproduksi, program kesehatan untuk...

Lembar Informasi

Press Release

Informasi Terkini