Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Kedekatan perempuan dengan kebutuhan dan permasalahan lingkungan memiliki keterkaitan yang erat, salah satunya adalah penggunaan energi. Ketersediaan energi merupakan elemen penting dalam berbagai aspek kehidupan manusia serta merupakan kebutuhan mutlak untuk menunjang pembangunan nasional yang berkelanjutan. Bagi perempuan ketersediaan energi sangat berpengaruh pada kesehatan reproduksi, proses produksi rumah tangga, rasa keamanan individu dan terkait pada tingkat kesejahteraan perempuan. Energi listrik bagi perempuan membantu mempermudah aktivitas rumah tanggamulai dari menghidupkan pompa air untukmempermudah ketersediaan air hingga membantu meringankan pekerjaan rumah tangga karena listrik merupakan sumber tenaga untuk menghidupkan elektronik yang membantu kegiatan memasak di dapur. [1]

 

Pembangunan Infrastruktur untuk Akses kepada Energi bagi Perempuan

 

Pembangunan infrastruktur diharapkan dapat memberikan akses masyarakat terhadap kehidupan yang lebih layak. Salah satunya adalah pembangunan listrik. Seringkali pembangunan membutuhkan kesukarelaan lokasi perumahan maupun lahan untuk dapat dihibahkan sebagai lokasi pembangunan. Perempuan, sebagai salah satu unsur sentral di masyarakat sering luput dari proses negosiasi kesukarelaan hibah tersebut.

 

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membuat perempuan mendapatkan manfaat yang setara dari pembangunan adalah melibatkan perempuan dalam proses konsultasi. Sita Aripurnami, Direktur Women Research diundang sebagai pembicara dalam memberikan pemahaman gender dan pengarusutamaan gender untuk pelatihan Safeguards Capacity Building for Sulawesi and Nusa Tenggara yang diselenggarakan oleh PT. PLN.

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 25-26 Juli 2019 di Mataram. Dihadiri oleh 200 orang pekerja PLN yang memiliki fungsi strategis dalam melakukan proses konsultasi dan pembangunan listrik. Pada pelatihan ini, Sita Aripurnami memberikan pemahaman mengapa pentingnya melibatkan perempuan dan bagaimana cara melibatkan perempuan agar mendapatkan manfaat yang setara. Selain menyampaikan konsep dan teori gender, pelatihan ini juga terdiri dari sesi praktik untuk melakukan assessment sebagai tahapan konsultasi kepada masyarakat. Menarik sekali ketika melihat bagaimana peserta memahami dan menyadari pentingnya melibatkan perempuan dengan kekayaan informasi dan kearifan lokal yang dipercaya perempuan.

 

Referensi:

[1] 17 Mei 2017. Adakah Energi Bersih dan Inklusif untuk Perempuan?. Diambil dari http://www.koalisiperempuan.or.id/2017/05/17/adakah-energi-bersih-dan-inklusif-untuk-perempuan/?fbclid=IwAR2y2RUsawmyFtUzM8Kyx2IIQWQ_piq1sco1HG99K6E5CLe6khYeQg1hxAc

 

 

Publikasi Terbaru

Lembar Informasi

Press Release

Informasi Terkini