Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Pada tanggal 21-23 November 2012, Women Research Institute berkesempatan menghadiri lokakarya Sub-kawasan ESCAP/ADB/UNDP. Tema dari pelatihan ini adalah Target Pembangunan Milenium (MDGs) dan Agenda Pembangunan Pasca-2015 untuk Asia Tenggara. Pertemuan tersebut diselenggarakan di ruang rapat UNCC, Bangkok, Thailand.

Aceh pada umumnya dan perempuan Aceh pada khususnya telah mengalami penderitaan yang panjang akibat konflik yang berkepanjangan dan akibat kemiskinan yang mereka alami. Dari laporan Index Pembangunan Manusia yang diterbitkan bersama BPS, Bappenas dan UNDP, 4 dari 14 Kabupaten/Kota yang terdaftar di Aceh Indeks Kemiskinan Manusia (IKM)nya berada diangka yang sangat rendah yaitu diatas 300 yang tergolong sangat miskin (yang paling miskin No. 341), 5 dari 14 Kabupaten/Kotanya berada diurutan diatas 200 masih tergolong miskin, 2 dari 14 Kabupaten/kota berada di nomor urut diatas 100 yang tergolong sedang dan 3 dari 14 Kabupaten/Kota yang berada di bawah seratus yang tergolong cukup baik. Hal ini menjadi sangat ironis karena PDRB rill perkapita tahun 2000 di Aceh Utara adalah yang paling tinggi di Indonesia (kalau dimasukkan dengan produksi minyak dan gas bumi) sebanyak 53,079. Setelah mengalami penderitaan yang berkepanjangan, lalu datanglah bencana yang bernama Tsunami.

Women Research Institute (WRI) berkesempatan menghadiri Pertemuan ke-50 dari Komisi "the Status of Women" yang diselenggarakan oleh PBB di Markas Besar PBB, New York, USA. Pertemuan ini diadakan pada 27 Februari sampai 10 Maret 2006. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah:

  • Menggalang kerja bersama pemerintah dan kelompok masyarakat untuk memastikan strategi pengarusutamaan gender terlaksana agar dapat mencapai kondisi kesetaraan gender, terutama dalam kaitannya dengan sektor pendidikan dan kerja (dalam hal ini menyangkut kerja yang dilakukan oleh perempuan Indonesia di luar negeri)

  • Melakukan penilaian kembali terhadap kebijakan, strategi program dan upaya lain yang disusun untuk meningkatkan partisipasi perempuan di dalam pengambilan keputusan (legislatif, eksekutif dan yudikatif)

  • Menggalang kerjasama lembaga pemerintah dan non pemerintah untuk meningkatkan mitra kerja secara kelembagaan dalam pengadaan data terpilah, jejaring kerja yang kuat demi mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender dalam segala bidang

  • Mengkaji hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam melaksanakan kebijakan dan strategi pengarusutamaan gender demi mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender dalam segala bidang kehidupan

  • Melakukan lobby di tingkat internasional mengenai pentingnya melakukan ratifikasi tentang beberapa konvensi internasional yang terkait dengan kondisi kesetaraan gender, seperti konvensi penghapusan kerja paksa dan konvensi perlindungan buruh migran dan keluarganya

Publikasi Terbaru

  • Panduan Pelatihan Kepemimpinan Perempuan

    Panduan Pelatihan Kepemimpinan Perempuan ditulis berdasarkan serangkaian pelatihan peningkatan kapasitas kepemimpinan perempuan yang dilakukan oleh Women Research Institute (WRI) di lima wilayah terpilih, yaitu Padang, Deli Serdang, Mataram, Pekanbaru, dan Jakarta. Hal ini merupakan tindak lanjut dari penelitian yang dilakukan oleh WRI pada 2012 dengan tajuk "Feminist Leaderships Paska Negara Otoritarian Indonesia dalam Mempengaruhi Gerakan Sosial dan Korelasinya dengan Peningkatan...

Lembar Informasi

Press Release

Informasi Terkini