Tahun ini, perempuan dari seluruh penjuru dunia merayakan 100 tahun Hari Perempuan Internasional (8 Maret). Berbagai perayaan dan kegiatan diluncurkan di seluruh dunia untuk merayakan pencapaian perempuan. Tema peringatan Hari Perempuan Internasional ke-100 ini adalah Akses Pendidikan yang menekankan bahwa kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan adalah dasar bagi misi global dalam mencapai persamaan hak dan martabat untuk semua.
Lowongan di WRI
• Peneliti Senior
Jurnal AFIRMASI: Representasi Politik Perempuan
Istilah tindak afirmasi (affirmative action) misalnya, walau sudah dipakai hingga pada aras kebijakan nasional berupa kuota 30 persen perempuan (UU Pemilu 2003) sebagai salah satu kesuksesan aksi politik gerakan perempuan, ternyata masih menjadi kaidah yang cukup sulit bagi partai politik untuk menerjemahkannya ke dalam peraturan pada institusinya sendiri.
Hari Perempuan Internasional
Diskusi Kamisan: Hak Privasi dan Seksualitas, 10 Februari 2011
Seksualitas perempuan sangat ditentukan oleh kekuatan dan kepentingan politik dan ekonomi kelompok dominan patriarki mainstream yang dikonstruksi dan terus-menerus direproduksi melalui pranata sosial seperti agama, budaya, lembaga pendidikan dan dipraktikan melalui produk-produk hukum kebijakan negara.
Dominasi patriarki mengebiri hak perempuan untuk menentukan kedaulatan terhadap seksualitasnya. Hal ini terkait dengan adanya relasi kuasa yang timpang, yang mengunggulkan dominasi seksualitas laki-laki ketimbang seksualitas perempuan. Akibatnya laki-laki diberikan ‘previledge’ untuk menentukan seksualitasnya sendiri maupun seksualitas perempuan. Selengkapnya |
Training Metodologi Feminis untuk Pengembangan Pengetahuan, 27-29 Oktober 2010
WRI melakukan rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas dalam pengembangan sektor pengetahuan berupa ‘Training Metodologi Feminis untuk Pengembangan Pengetahuan’ sebagai lanjutan dari program peningkatan kapasitas sebelumnya yaitu ‘Training Analisis Gender’.
Metodologi Feminis menjadi begitu penting karena dapat membantu dan memberikan kerangka kerja bagi kita yang sedang bekerja dan menaruh perhatian pada persoalan perempuan. Metode ini mengingatkan kita perlu menghargai keanekaragaman pandangan dan pendapat dan tidak ada kebenaran mutlak terhadap segala sesuatu. Selengkapnya |
Training Analisis Gender untuk Pengembangan Pengetahuan, 11 dan 18 Oktober 2010
Women Research Institute (WRI) bertujuan mendorong dan menguatkan kapasitas para peneliti lokal agar komunitas penelitian semakin luas terutama tersebar di berbagai daerah. Dalam rangka tersebut WRI menyelenggarakan sebuah rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas dalam pengembangan sektor pengetahuan berupa ‘Training Analisis Gender’.
Program peningkatan kapasitas ini bertujuan untuk menguatkan penguasaan kemampuan analisis gender untuk temuan penelitian maupun kajian isu perempuan dan/atau gender lainnya agar hasil penelitian berkualitas dan dapat memberikan masukan kepada para pengambil kebijakan. Selengkapnya |
Kunjungan Professor Rhonda SharpRhonda Sharp, seorang Professor dalam bidang ekonomi dari Australia merupakan pioner dalam mengangkat pentingnya isu gender budget bersama Debbie Budlender. Kunjungannya ke WRI terkait penelitiannya mengenai program gender budget yang dilakukan di Indonesia.
Kunjungan Debbie BudlenderDebbie Budlender bersama Rhonda Sharp merupakan pioner dalam mengangkat pentingnya isu gender budget. Debbie Budlender mengunjungi WRI guna mengetahui sejauh mana pelaksanaan program Gender Budget di Indonesia dan juga mendiskusikan program penelitian yang hendak dilaksanakan oleh WRI.

Seksualitas perempuan sangat ditentukan oleh kekuatan dan kepentingan politik dan ekonomi kelompok dominan patriarki mainstream yang dikonstruksi dan terus-menerus direproduksi melalui pranata sosial seperti agama, budaya, lembaga pendidikan dan dipraktikan melalui produk-produk hukum kebijakan negara.
WRI melakukan rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas dalam pengembangan sektor pengetahuan berupa ‘Training Metodologi Feminis untuk Pengembangan Pengetahuan’ sebagai lanjutan dari program peningkatan kapasitas sebelumnya yaitu ‘Training Analisis Gender’.
Women Research Institute (WRI) bertujuan mendorong dan menguatkan kapasitas para peneliti lokal agar komunitas penelitian semakin luas terutama tersebar di berbagai daerah. Dalam rangka tersebut WRI menyelenggarakan sebuah rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas dalam pengembangan sektor pengetahuan berupa ‘Training Analisis Gender’.