Sebagai lembaga penelitian WRI bertujuan melakukan studi-studi dengan menggunakan analisa gender dan metodologi feminis. Penelitian dengan menggunakan metodologi feminis akan menghasilkan sebuah analisa yang menunjukkan bagaimana perempuan diterima oleh masyarakat, serta bagaimana perempuan melihat masyarakatnya. Penelitian dengan metodologi feminis diharapkan mampu menghasilkan sebuah analisa yang mendalam dengan mengikutsertakan pengalaman dan suara perempuan, dimana secara sadar seorang peneliti feminis akan memilih sikap dan keberpihakan terhadap perempuan. Penelitian dengan metodologi feminis akan menempatkan pengalaman perempuan setara dan sama pentingnya dengan pengalaman laki-laki —suatu hal yang sulit dilakukan dalam paradigma positivisme— diharapkan mampu memberikan kontribusi data yang lebih mendalam sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan publik yang lebih berpihak kepada perempuan.
Kegiatan penelitian merupakan program utama WRI. Hal ini berangkat dari pemikiran perlunya melakukan studi-studi mengenai berbagai persoalan perempuan dalam lingkup politik, sosial dan budaya yang selama ini sangat minim terdokumentasi.
Dalam konteks otonomi daerah, penelitian yang dilakukan oleh WRI senantiasa melihat situasi dan pengalaman perempuan di berbagai daerah untuk memperoleh gambaran secara komprehensif bagaimana perempuan menerima manfaat dari kebijakan yang dibuat di tingkat lokal.
TUJUAN
- Meneliti dan mengkaji permasalahan perempuan dengan menggunakan metode feminis agar dapat mengidentifikasi kebutuhan dan kepentingan perempuan pada setiap sektor pembangunan dalam konteks otonomi daerah.
- Mengupayakan ketersediaan data berbasis penelitian mengenai kebutuhan dan kepentingan perempuan pada setiap sektor pembangunan agar dapat menjadi bahan masukan yang ditujukan kepada pengambil kebijakan di tingkat lokal maupun nasional.
- Mewujudkan tempat belajar untuk mendiskusikan teori dan metodologi feminis serta saling berbagi wacana dan hasil penelitian. ***
