Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Sumber: Kompas - Rabu 14 Mei 2008


Direktur Eksekutif Women Research Institute Sita Aripurnami mengatakan masyarakat jangan terjebak besarnya presentase Anggaran untuk memberdayakan perempuan. “Besarnya presentase tidak bisa disamakan karena tidak semua persoalan pemberdayaan perempuan membutuhkan jumlah anggaran yang sama,” kata Sita disela-sela seminar bertema ”Peluang dan Tantangan Anggaran Berkeadilan Gender” yang diselenggarakan Women Research Institute Jakarta dan Yayasan Puspa Indonesia di Palembang, Selasa (13/5).


Menurut Sita, berdasarkan SK Menteri Dalam Negeri Nomor 132 Tahun 2003, anggaran daerah harus dialokasikan 5 persen untuk pemberdayaan perempuan.” Angka 5 persen itu sering disalahartikan. Padahal belum tentu alokasi 5 persen bisa menyelesaikan persoalan. Ada daerah yang butuh anggaran lebih dari 5 persen, tetapi ada yang butuh kurang dari 5 persen,” kata Sita. (BOY)