Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Sumber: Kompas - Swara, Senin, 07 Juli 2008


Bidan Sumiati (56) sejak tahun 1971 bertugas di Kepulauan Seribu hingga sekarang. Juni lalu di Glasgow, dia menerima penghargaan dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO untuk jasanya membuat persalinan menjadi lebih aman, bersama satu petugas kesehatan dari Brasil.


Di antara begitu banyak tugasnya hingga sekarang, salah satunya adalah menolong ibu hamil dan ibu melahirkan. Sumiati mengenang, tahun 1971 dia adalah satu-satunya bidan di Kepulauan Seribu. Tanpa menunggu komando, Sumiati pun berinisiatif “jemput bola”. Dia mendatangi pulau-pulau di Kepulauan Seribu untuk mendatangi ibu-ibu hamil dan mempromosikan Keluarga Berencana.

Sumber: Kompas, Selasa, 12 Agustus 2008


Women Research Institute bekerja sama dengan Yayasan Puspa Indonesia Kota Palembang menyelenggarakan kegiatan ”Pelatihan Analisis dan Advokasi Anggaran Berkeadilan Gender di Sumatera Selatan”. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Hotel Quality Palembang sejak Selasa (12/8) hingga Kamis (14/8).


Menurut Sita Aripurnami, Direktur Eksekutif Women Research Institute, Senin, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para stakeholders mulai dari eksekutif, legislatif, lembaga swadaya masyarakat, hingga akademisi dalam hal analisis. ”Selain analisis, kegiatan pelatihan lainnya meliputi penyusunan perencanaan program dan advokasi pengangguran melalui alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Selatan. Penyusunan anggaran ini difokuskan pada isu kesehatan,” kata Sita. (ONI)

Sumber: Trijaya 87.6 FM Palembang, 12 Agustus 2008

PALEMBANG – Angka kematian ibu saat melahirkan di Indonesia mengalami peningkatan. Hal ini berdasarkan data penelitian world bank atau bank dunia tahun 2008 ini.


Direktur Women Research Institute, Sita Aripurnami, Selasa (12/08) mengatakan angka kematian ibu saat melahirkan dari 302/100 ribu ibu melahirkan menjadi 420/100 ribu ibu melahirkan.

Sumber: Kompas, Rabu, 13 Agustus 2008


Palembang, Kompas - Anggaran pemberdayaan perempuan yang dianggarkan dalam APBD di berbagai daerah di Indonesia masih rendah. Kondisi serupa terjadi di Sumatera Selatan yang besarnya anggaran untuk pemberdayaan perempuan melalui Biro Pemberdayaan Perempuan masih sangat terbatas.


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumsel Noviarman Kailani dalam pelatihan Anggaran Berkeadilan Gender dalam APBD Provinsi Sumsel, Selasa (12/8), mengatakan, besarnya anggaran pemberdayaan perempuan melalui Biro Pemberdayaan Perempuan sekitar Rp 3 miliar per tahun.

Sumber: Kompas, Rabu 13 Agustus 2008

Palembang, Kompas - Partai politik masih terus berupaya menjaring calon anggota legislatif atau caleg perempuan untuk memenuhi kuota 30 persen meski upaya tersebut cukup menyulitkan.


Wakil Ketua DPRD Sumsel Fatimah Rais, Selasa (12/8), mengatakan, tidak mudah bagi parpol untuk memperoleh caleg perempuan sebanyak 30 persen.