Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Sejak masih mahasiswa psikologi UI, Myra aktif mencurahkan perhatian pada isu perempuan dan feminisme, yang dituangkan dalam penyusunan skripsi (serta kemudian tesis S2) dan kegiatan diskusi bersama buruh perempuan di sekitar Jakarta. Pada 1985, mendirikan Kalyanamitra dan selama 12 tahun total menggiatkan agitasi dan penyadaran gender bagi aktivis dan intelektual dari berbagai lapisan sosial di bawah organisasi perempuan ini. Sampai-sampai julukan feminis radikal lekat di namanya. Selain itu, mendalami isu kekerasan terhadap perempuan secara khusus melalui kegiatan penelitian di sejumlah wilayah seperti NTT, Papua dsb.

 

Puncaknya, kepedulian tersebut dibuhulkan dalam pendirian sebuah crisis center Rumah Ibu pada 1996, yaitu wadah para korban kekerasan dalam rumahtangga, di mana Myra berperan sebagai konselor. Aktifitasnya sebagai ideolog tetap berlanjut, memerani fasilitator pada berbagai kegiatan pendidikan/penyadaran kritis yang sering dikenal sebagai analisis sosial, bekerjasama dengan bermacam organisasi masyarakat sipil (cso) beragam sektor di nyaris seluruh wilayah Indonesia.

 

Hingga kini, masih setia di bidangnya, hanya sedikit beda tempat, Myra menjalani tugasnya sebagai komisioner Komnas Perempuan, yang dilahirkan dengan Keppres 181/1998 memenuhi tuntutan masyarakat sipil kepada negara menyikapi pelanggaran hak asasi perempuan. Sambil menyempatkan diri bergabung dengan lembaga penelitian feminis Women Research Institut (WRI). ***

Publikasi Terbaru

  • Laporan Penelitian:Kajian Mendalam Perbedaan Dampak Korupsi Sektor Kesehatan pada Laki-laki dan Perempuan

    Yayasan Women Research Institute (WRI) dengan dukungan USAID CEGAH menyelenggarakan penelitian yang bertajuk Kajian Mendalam Dampak Korupsi Sektor Kesehatan pada Laki-laki dan Perempuan di Provinsi Banten dan Provinsi Maluku Utara pada tahun 2018. Sektor kesehatan dipilih sebagai fokus dari sektor yang akan dikaji dalam penelitian ini karena pemerintah memiliki lebih banyak program kesehatan untuk perempuan dibandingkan laki-laki, misalnya program kesehatan reproduksi, program kesehatan untuk...

Lembar Informasi

Press Release

Informasi Terkini