Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Sejak kuliah di Universitas Indonesia Lisabona sudah aktif berorganisasi. Bidang jurnalistik mulai ditekuninya, dari menjadi reporter di majalah kampus berlanjut ketika dia bekerja menjadi jurnalis pada Program Radio Jurnal Perempuan, bekerjasama dengan Internews Indonesia.

 

Persoalan perempuan mulai menjadi perhatiannya tatkala dia dipercaya mengelola paket program talk show bertema "Women and Human Rights" pada 1999. Hingga akhirnya Lisabona menyelesaikan delapan tema tentang persoalan perempuan untuk program radio tersebut. Satu tahun setelahnya, ia memulai sebuah tim penelitian dengan tema Sastra Eksil Indonesia, sebuah penelitian sejarah lisan yang terdiri atas wawancara dengan penulis Indonesia yang menjadi pengungsi politik di Eropa.

 

Bersama beberapa kawan yang concern terhadap persoalan perempuan Lisabona turut mendirikan Women Research Institute (WRI), sebuah lembaga penelitian perempuan. Selain itu sampai saat ini masih aktif mengorganisir acara seni dan budaya, serta menjadi penulis lepas untuk berbagai media dan terbitan. ***

Publikasi Terbaru

  • Laporan Penelitian:Kajian Mendalam Perbedaan Dampak Korupsi Sektor Kesehatan pada Laki-laki dan Perempuan

    Yayasan Women Research Institute (WRI) dengan dukungan USAID CEGAH menyelenggarakan penelitian yang bertajuk Kajian Mendalam Dampak Korupsi Sektor Kesehatan pada Laki-laki dan Perempuan di Provinsi Banten dan Provinsi Maluku Utara pada tahun 2018. Sektor kesehatan dipilih sebagai fokus dari sektor yang akan dikaji dalam penelitian ini karena pemerintah memiliki lebih banyak program kesehatan untuk perempuan dibandingkan laki-laki, misalnya program kesehatan reproduksi, program kesehatan untuk...

Lembar Informasi

Press Release

Informasi Terkini