Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Kunjungan Belajar dan Pelatihan Gender Budgeting dilakukan untuk mengidentifikasi, menggali, memahami, dan belajar tentang inisiatif, pengalaman dan perencanaan dalam penerapan, pelaksanaan, proses Gender Budgeting atau penganggaran berperspektif gender dan capaian-capaiannya di Filipina.

 


Kesimpulan

  • Gender Budgeting di Filipina sampai tingkat tertentu telah mantap dilaksanakan dan sekarang ini sudah diterapkan di banyak lembaga-lembaga pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah/kota. 

  • Meski demikian, keberhasilan patut dicatat untuk beberapa pemerintah daerah saja seperti Cebu dan Quezon City sementara banyak daerah/kota menghadapi sejumlah besar hambatan dan masih berusaha untuk mencapai hasil yang diharapkan dalam upaya pengarusutamaan gender dan penganggaran berperspektif gender. Di tingkat pemerintah pusat, patut digarisbawahi capaian yang diperoleh karena adanya system terpadu dapat terus berjalan dengan adanya peran dari National Economic and Development Agency (NEDA), Departement of Budgeting and Management (DBM), National Commission on the Role of Filipino Women (NCRFW), dan kementrian-kementrian terkait. 

  • Sebuah matriks yang lengkap untuk melakukan penilaian terhadap Rencana Pembangunan dan Gender atau Gender and Development (GAD) Plan yang diusulkan oleh kementrian terkait sudah diadopsi. Namun proses evaluasi dan pemeriksaan yang rinci belum dapat dilakukan karena keterbatasan waktu dan barangkali juga menyangkut sejumlah substansi yang disepakati untuk dibagikan kepada Delegasi (WRI) 

  • Sistem yang berdasarkan peraturan hukum (Legal-based system) memang merupakan unsur penting di dalam penerapan anggaran GAD yang dapat menjamin pelaksanaan dan penggunaannya.. 

  • Kordinasi dan komitmen di kalangan pihak yang terkait (Pemerintah, LSM, tokoh masyarakat, dan civil societies) adalah kunci keberhasilan untuk mengembangkan Rencana GAD dan mekanisme penganggaran berperspektif gender. 

  • Sebuah refleksi atas kegiatan penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan atau Violence Against Women (VAW) juga dibicarakan dan ditinjau secara mendalam sebagai sebuah bentuk praktek terbaik berkat komitmen yang kuat dan pendekatan yang sistematis serta alokasi anggaran yang besar. Ini merupakan contoh yang baik dari Rencana GAD dan contoh dari perencanaan serta pelaksanaan yang matang dalam hal penganggaran berperspektif gender.


Rekomendasi/Tindak lanjut

  • Sebuah kunjungan belajar dan pelatihan dalam hal proses pengembangan, tinjauan, dan evaluasi Rencana GAD dan Gender Budgeting merupakan sebuah keharusan untuk dapat melengkapi gambaran dan pemahaman yang sudah diperoleh melalui Kunjungan Belajara kali lalu (30 Juli - 4 Agustus). Diharapkan bahwa UNFPA dapat menyediakan dukungan dan bantuan bagi kegiatan-kegiatan tindak lanjut di tahun mendatang dengan harapan bahwa sebuah Rencana GAD dapat sudah dikembangkan sebelum pertemuan CEDAW di PBB pada 2008.

  • Serangkaian pertemuan dapat dilakukan (di dalam bulan Agustus) untuk mendiskusikan kerangka Rencana GAD. Pertemuan tersebut akan dipimpin oleh Bappenas dan sejumlah departemen yang terkait erat serta LSM akan diundang. 

  • Anggaran untuk GAD merupakan sebuah langkah pendorong sejauh ini dan dipandang sebagai sebuah pendekatan politis, karena Bappenas lebih suka memberikan perhatiannya pada program-program Gender responsive dan kegiatan yang dapat mengarah kepada sebuah RencanaGAD. Landasan pikir ini diyakini dapat menjadi sebuah pendekatan yang persuasif dan menjanjikan dalam upaya untuk menerapkan inisiatif penganggaran GAD.

  • Kordinasi yang baik dengan Mentri Keuangan diharapkan dapat difokuskan pada mekanisme awal penyusunan anggaran berperspektif gender. Hal ini akan dibicarakan secara mendalam di Bappenas (WRI dan Pattiro diharapkan untuk terlibat) sebelum mengundang pihak-pihak lebih luas untuk terlibat.

  • Beberapa sektor pembangunan di luar 9 sektor yang sudah dievaluasi lebih dulu untuk mengembangkan sebuah program perencanaan tanggap gender bisa menjadi fokus utama dari sejumlah daftar kegiatan tindak lanjut di atas. 

  • Sebuah proyek tentang Rencana GAD dan Gender Budgeting bisa dikembangkan untuk menjamin pelaksanaan kegiatan dalam daftar tersebut; bantuan dari donor diharapkan dapat diperoleh dan tersedia dalam bentuk konsultasi, dukungan teknis, pelatihan dan kunjungan belajar. 

  • Bantuan dari UNFPA meliputi 6 propinsi di bawah CP7 dan juga 4 lembaga utama . Proses perencanaan bersama bisa menjadi sebuah langkah awal untuk menempatkan upaya terkait dengan Rencana GAD dan Gender Budgeting.

 

Cebu dan Quezon City, Filipina
30 July - 4 Agustus, 2007

Publikasi Terbaru

Lembar Informasi

Press Release

Informasi Terkini