Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Peneliti

 

Pengetahuan mengenai gender dan feminisme telah didapatkan Benita Nastami semasa kuliah di Departemen Kriminologi, FISIP Universitas Indonesia. Sejak saat itulah perempuan yang akrab disapa Ninit mulai tertarik dengan isu gender, feminisme, serta kajian Penologi dan Hak Asasi Manusia. Sebagai tugas akhir Ninit memilih tema ‘Kerentanan Perempuan Narapidana Perempuan Terpapar HIV/AIDS di dalam Lembaga Pemasyarakatan’.

 

Setelah lulus dari Departemen Kriminologi pada 2011, Ninit bergabung sebagai Peneliti di Center for Detention Studies (CDS). Ninit terlibat dalam proyek penelitian CDS dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mengenai “Survei Kualitas Layanan Pemasyarakatan”. Ketertarikan pada isu gender dikembangkannya melalui pelatihan-pelatihan seperti pelatihan metodologi feminis oleh Women Research Institute dan Information Technology Training oleh Brush Farm Corrective Service Academy, pada 2013. Kemudian pada Februari 2014, Ninit bergabung dengan Women Research Institute sebagai Peneliti.***

Peneliti

 

Sejak masih menjadi mahasiswa, Shaffira telah menunjukkan minat pada dunia riset, penulisan, dan penerjemahan. Shaffira tertarik pada isu gender dan pemberdayaan perempuan, sastra bandingan, lingkungan, dan kajian Asia Tenggara. Selain menjadi asisten riset untuk beberapa penelitian, Shaffira juga aktif mengikuti konferensi internasional serta pelatihan di bidang riset, advokasi, dan media. Pada tahun 2013, Shaffira mengikuti kursus penerjemahan umum Bahasa Indonesia-Bahasa Inggris dan penerjemahan Hukum Dasar yang diselenggarakan oleh Lembaga Bahasa Internasional (LBI) Universitas Indonesia. Shaffira juga merupakan anggota junior Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI).


Setelah menyelesaikan studi S-1 di Universitas Indonesia pada 2014, Shaffira bergabung dengan WRI sebagai penerjemah dan web editor. Selanjutnya, setelah menempuh studi pascasarjananya di Universitas Warwick, Inggris, Shaffira bergabung kembali dengan WRI pada tahun 2016 sebagai peneliti. ***

Sekretaris

 

Dewi mengawali karir bekerjanya setelah lulus kuliah pada 1989 dengan bekerja di sebuah perusahaan asuransi sebagai staf marketing. Kemudian pada 1992-1994 dia bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konsultan sebagai staf administrasi.

 

Pada 1996 Dewi memulai bekerja kembali di Lembaga Bantuan Hukum dan Wanita di Padang, sebagai asisten pengacara. Kemudian pada 2003, dia beralih bekerja di bagian keuangan sebuah perusahaan yang bergerak di usaha makanan. Sampai akhirnya pada Februari 2006 memulai bekerja di Women Research Institute.***

Publikasi Terbaru

  • Laporan Penelitian:Kajian Mendalam Perbedaan Dampak Korupsi Sektor Kesehatan pada Laki-laki dan Perempuan

    Yayasan Women Research Institute (WRI) dengan dukungan USAID CEGAH menyelenggarakan penelitian yang bertajuk Kajian Mendalam Dampak Korupsi Sektor Kesehatan pada Laki-laki dan Perempuan di Provinsi Banten dan Provinsi Maluku Utara pada tahun 2018. Sektor kesehatan dipilih sebagai fokus dari sektor yang akan dikaji dalam penelitian ini karena pemerintah memiliki lebih banyak program kesehatan untuk perempuan dibandingkan laki-laki, misalnya program kesehatan reproduksi, program kesehatan untuk...

Lembar Informasi

Press Release

Informasi Terkini