Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Editorial

  • Liputan tentang WRI pada Platform Global Forest Watch: Women Research Institute Blazes Path Towards Fire Safety in Riau Communities

    Adanya kerusakan lingkungan dan bencana membuat perempuan lebih rentan mengalami dampak buruk. Hal ini juga ditemukan oleh Women Research Institute pada kasus kebakaran hutan dan dampak kabut asap di Riau tahun 2016. Temuan penelitian menunjukkan bahwa setidaknya terdapat lima dampak dari bencana tersebut yaitu berdampak pada lingkungan, kesehatan, pendidikan, anggaran dan ekonomi. Tidak hanya itu, di tahun 2015, WRI juga meneliti bagaimana dampak konsesi hutan pada kehidupan dan penghidupan perempuan sekitar wilayah tersebut. 

Berangkat dari hasil penelitian WRI pada 2012 lalu yang berjudul "Feminist Leaderships Paska Negara Otoritarian Indonesia dalam Mempengaruhi Gerakan Sosial dan Korelasinya dengan Peningkatan Kesejahteraan Perempuan: Studi Kasus di 5 Wilayah”. Ditemukan bahwa pengaruh dari budaya, sosial dan politik dalam masyarakat Indonesia telah menghalangi pemimpin perempuan dalam menggunakan kekuasaan mereka untuk mengatasi permasalahan isu-isu perempuan.

Kepemimpinan Perempuan sebagai Upaya Menghadapi Tantangan Sosial, Budaya dan Politik di Indonesia

 

Sebagai tindak lanjut penelitian Women Research Institute (WRI) pada 2012 berjudul "Feminist Leaderships Paska Negara Otoritarian Indonesia dalam Mempengaruhi Gerakan Sosial dan Korelasinya dengan Peningkatan Kesejahteraan Perempuan: Studi Kasus di 5 Wilayah”, WRI mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas bagi para pemimpin organisasi perempuan dan para kadernya untuk keberlanjutan organisasi perempuan dalam memperkuat posisi perempuan di masyarakat.

Sebagai lembaga penelitian yang memperjuangkan terwujudnya masyarakat Indonesia yang adil gender, Women Research Institute (WRI) mengadakan pendalaman pemahaman metodologi feminis dan analisa gender di Jakarta pada 13-15 Maret 2013. Metodologi feminis menjadi begitu penting karena dapat membantu dan memberikan kerangka kerja bagi kita yang sedang bekerja dan menaruh perhatian pada persoalan perempuan. Metode ini mengingatkan kita perlu menghargai keanekaragaman pandangan dan pendapat dan tidak ada kebenaran mutlak terhadap segala sesuatu. Cara pandang ini mengkritisi metode yang selama ini digunakan, terutama penelitian sosial ataupun penulisan ilmiah yang percaya bahwa kuantitas dapat merujuk kepada adanya kebenaran sosial.

Women Research Institute (WRI) telah menyelenggarakan serangkaian kegiatan training metodologi feminis mulai dari Training Metodologi Feminis Tingkat Dasar Angkatan Pertama pada tanggal 24-27 Mei 2011, dan Training Metodologi Feminis Tingkat Dasar Angkatan Kedua pada tanggal 13-16 Juni 2011.

 

Melalui kegiatan training metodologi feminis ini, WRI berupaya mendorong dan menguatkan kapasitas para peneliti sedemikian rupa sehingga kemampuan meneliti dengan pengetahuan dan keterampilan yang terus berkembang. Dengan demikian komunitas peneliti semakin menguat dan mampu mengembangkan pengetahuan di berbagai daerah.

Publikasi Terbaru

  • Laporan Penelitian:Kajian Mendalam Perbedaan Dampak Korupsi Sektor Kesehatan pada Laki-laki dan Perempuan

    Yayasan Women Research Institute (WRI) dengan dukungan USAID CEGAH menyelenggarakan penelitian yang bertajuk Kajian Mendalam Dampak Korupsi Sektor Kesehatan pada Laki-laki dan Perempuan di Provinsi Banten dan Provinsi Maluku Utara pada tahun 2018. Sektor kesehatan dipilih sebagai fokus dari sektor yang akan dikaji dalam penelitian ini karena pemerintah memiliki lebih banyak program kesehatan untuk perempuan dibandingkan laki-laki, misalnya program kesehatan reproduksi, program kesehatan untuk...

Lembar Informasi

Press Release

Informasi Terkini