Women Research Institute

Promoting women leadership and inclusive,
gender-based, and sustainable natural resource governance

Laporan Program Tahunan WRI (Februari – Desember 2005)

 

Capaian

Dibandingkan dengan kerja satu tahun pertamanya pada tahun 2004, WRI secara aktif telah membuahkan hasil-hasilnya dalam publikasi bertema gender dan pemerintahan selama tahun 2005, seperti dapat dilihat secara terpisah dari laporan ini. Sepanjang tahun ini, WRI telah mempublikasikan empat buku yaitu: (1) “Representasi Perempuan dalam Kebijakan Publik di Era Otonomi Daerah”. Buku ini berisi mengenai temuan-temuan dari penelitian WRI tahap pertama di sembilan daerah/kota, termasuk Banda Aceh; (2) “Identitas Politik Perempuan Aceh oleh Edriana Noerdin; (3) “Metode-metode Feminis dalam Penelitian Sosial” oleh Shulamit Reinharz; (4) Pelatihan Modul mengenai “Analisa Gender dan Anggaran Berkeadilan Gender”. Dimana buku mengenai “Potret Kemiskinan Perempuan” masih dalam tahap proses penyuntingan. Bagian cover buku telah selesai, diharapkan pada akhir Pebruari 2006 buku ini dapat diterbitkan.

Dari 206 juta penduduknya 88% lebih adalah muslim (International IDEA, 2000, hal. 241), Indonesia merupakan negeri dengan populasi orang Islam terbesar di dunia. Namun, sejak kemerdekaannya di tahun 1945, pemerintahan sekuler memimpin negeri ini. Sementara Sukarno, presiden yang pertama memimpin pemerintahan yang berhaluan kiri, memimpin hingga tahun 1967, lalu Suharto membentuk dan menjalankan pemerintahan militer otoriter bersayap kanan sampai dia dipaksa lengser pada bulan Mei 1998. Meskipun negeri ini pernah dipimpin oleh seorang Ulama sebagai Presiden, pemerintahannya tetap tidak menerapkan syariat Islam sebagai dasar hukum dan ideologis pemerintahan.

Laporan Program Tahunan WRI (Januari – Desember 2006)

 

Capaian

Pada 2006 WRI telah menyelesaikan kegiatan penelitiannya mengenai “Dampak Advokasi Anggaran Berkeadilan Gender di Enam Daerah di Indonesia”. Selain memperoleh data, WRI juga memberikan pengembangan kapasitas, khususnya terhadap para eksekutif dan legislatif di tingkat lokal di enam daerah penelitian. Saat ini hasil penelitian sudah sampai tahap penyuntingan dan lay-out (perancangan tata letak). Diharapkan bahwa buku mengenai “Dampak Anggaran Berkeadilan Gender di Enam Daerah di Indonesia” ini akan diterbitkan dan diluncurkan pada Agustus 2006.